Kisi Kisi Ujian Nasional Berbasis
Komputer (UNBK)
SMK Kepariwisataan
SMK N 3 PURWOKERTO
Tahun 2015/2016
Disusun oleh: Yayan Bayu
Pamungkas
Mata pelajaran : produktif APH
N0
|
materi
|
Pembahasan
|
||||
1.
|
Menerapkan
komunikasi di tempat kerja
|
·
Komunikasi
adalah suatu prosese penyampaian informasi (pesan, ide, atau gagasan) dari
suatu pihak ke pihak lain
|
||||
·
Lambang
komunikasi:
1. gerak
2. gambar
3. suaru
4. huruf
5. angka
6. warna
7. bahasa
|
||||||
·
unsur
unsur komunikasi:
|
||||||
·
efek
yang timbul setelah komunikasi:
|
||||||
·
proses komunikasi:
|
||||||
·
bentuk
komunikasi:
|
||||||
·
keberlangsungan
komunikasi:
|
||||||
·
proses
terjadinya:
|
||||||
2.
|
Menentukan
pemberian bantuan kepada pelangan
|
Pelanggan :
masyarakat eksternal dan internal
|
||||
3.
|
Menerapkan
kerjasama dalam tim
|
|||||
4.
|
Menentukan
komunikasi dengan kolega dan pelanggan dari latar belakang yang berbeda
|
|||||
5.
|
Menerapkan
keselamatan dan kesehatan kerja (K3)
|
Unsur unsur
dalam K3:
·
Kesehatan
Jasmani:
1. adanya waktu istirahat di sela jam kerja
2. sarana kesehatan yang memadai
3. mendapat asuransi
4. buku petunjuk K3
·
Kesehatan
Rohani:
1. terdapat sarpras ibadah
2. adanya santapan rohani yang dilakukan
rutin
3. terdapat tata tertib di tempat kerja
·
Kesehatan
Lingkungan kerja:
1. sarpras kesehatan, kebersihan dan
ketertiban
2. ada wc dan kamar mandi yang layak
3. sarana air bersih yang memadai
sirkulasi udara
dan sinar matahari kedalam t4 kerja
|
||||
6.
|
Menerapkan
prosedur K3
|
|||||
7.
|
Megidentifikasi
pertolongan pertama pada kecelakaan
|
1. Smoke detector
Alat yang digunakan untuk mendetksi kebakaran. Bila muncul asap di
ruangan.secara otomatis alat ini akan membunyikan alaram di pos keamanan.
2. fire alarm
alat deteksi yang dipasang di plafon suatu ruangan guna mencegah
kebakaran. Bila ruangan panas akiat api maka alat ini akan memberi tanda
secara otomatis dan memberi tanda serta secara otomatis dan membeeri sinyal
pada pos keamanan
3. Water springkler
Alat penyemprot air yang bekerja secara otomatis yang dihubungkan dengan
saluran air di plafon alat tersebut bila terkena panas maka akan
menyemperotkan air kedalam ruangan
4. Fire Hydrant
Alat penemprot air pada tabung demkar. Alat ini berupa slang air di ujung
logam yang dihubungkan dengan pipa air. Pada umumnya alat ini diletakkan pada
dinding yg letaknya strategis
5. Fire Extinguisher
Alat yang berisi bebrapa obat pemadam kebakaran yang dapat disesuaikan
dengan sumber api
·
Soda
api : solar, minyak tanah, oli, bensin
·
CO2 : listrik, kalsium klorida
·
Cl :plastik, kertas, kayu, kapas
|
||||
8.
|
Menentukan cara
mengatasi keluhan ko nsumen
|
Cara mengatasi
keluhan konsumen
·
Hadir
(attend)
·
Mendengarkan
(listening)
·
Menanggapi
(giving feedback)
·
Observasi
(obseerving)
·
Menyimpulkan
( summarising)
|
||||
9.
|
Menentukan
solusi/pemecahan situasi konflik
|
·
Win-lose
: (menggunakan kekuatan ego)
Sebuiah metode
yang meliputi pendekatan kompetensi dimana kekuatan dan ego nampak nyata.
·
Lose-win:
(menggunakan pendekatan akomodasi)
Metode meliputi
pendekatan akomodasi, dimana seseorang merasa senang menerima argumen orang
lain. Keduanya memilih untuk tidak menyelesaikan masalah
·
Lose-lose
(memilih mengabaikan)
Pendekatan penghindaran
ketika kedua belah pihak memilih untuk mengabaikan konflik untuk memelihara
perdamaian. Metode ini memungkinkan semua pihak untuk bersikap tenang dan
memikirkan cara yang lebih rasional
·
Win-lose/win-lose
(menggunakan pendekatan kompromi)
Metode yang
menggunakan pendekatan kompromi ketika kedua belah pihak setuju untuk berbeda
dan sebuah konsepsi telah disepakati. Metode ini melibatkan negosiasi dan memiliki hasil yang fleksibel
·
Win-win
(menggunakan pendekatan kolaborasi)
Pendekatan
kolaborasi. Kedua argumen didengar dan dikaji dengan kedua masalah dan
individual dipertimbangkan. Metode ini menguntungkan semua pihak yang
terlibat.
|
||||
10.
|
Mengidentifikasi
informasi tentang Industri Pariwisata
|
·
Bandar
Udara di Indonesia:
1. sultan iskandar muda : Banda Aceh
2. polonia : medan
3. kuala namu : deli serdang
4. hang nadim :batam
5. minangkabau : padang
6. sultan syarif kasim II : pekanbaru
7. mahmud badarrudin : palembang
8. radin inten : lampung
9. soekarno-hatta : cengkareng
10. halim perdana kusuma : jakarta
11. hussein sastranegara : bandung
12. adi sutjipto : jogja
13. adi sumarmo : solo
14. ahmad yani : semarang
15. juanda : surabaya
16. ngurah rai : bali
17. lombok : ntt
18. tjilik riwut : palangkaraya
19. sam ratulangi : manado
20. sultan hassanudin : makasar
|
||||
11.
|
menerapkan
prosedur menjawab pnggilan telepon
|
Tugas telephone
operator:
|
||||
Jenis jenis
hubungan telephone:
|
||||||
Peralatan yang
ada di telephone operator:
|
||||||
Prosedur
menjawab telephone masuk:
|
||||||
Conversation
·
memperkenalkan
perusahaan:
AsA hotel
Good morning, may I assist You?
·
Menanyakan
siapa yang menelpon
Maz I know
whos calling please?
I beg your
pardon
·
Menanyakan
nomor kamar:
Could I have
your room number?
·
Telepon
jangan diputus
Could you
hold on the line please
·
Menyambung
telephone:
I will put
you throught now
·
Ada
telepon dari luar
There is a
call for you from...
·
Yang
dituju tidak ada
Iam sorrz
mr... there is no answwer. Would you like to call back or would you like to
leave a message
·
Mengulang
pesan:
Could i
repeat your message?
·
Yang
ditelpon tidak terdaftar sebagai tamu:
I am sorry
mr.. there is not anz guest under nama.... in room 201
·
Telephone
sibuk:
I am sorrz
sir, the line is bussy
|
||||||
Istilah istilah
dalam bertelephone:
·
Person
to person:
Permintaan percakapan tlp dengan pesan agar
dismbungkan dengan orang tertentu
·
Station
to station:
Permintaan percakapan telepon lewat nomor
telephone tertentu tanpa menyebutkan nama yang dipanggil
·
Collect
call:
Permintaan percakapan tlp yang pembayaranya
ditanggung oleh penerima telephone
·
Tall
free call:
Percakapan tlp di luar negeri atau dalam
negeri dengan sistem pelayanan otomatis yang biayanya dibebankan pada orang
yang dipanggil
·
Fix
time :
Permintaan telepon yang waktunya ditentukan
oleh pemanggil dengan persetujuan operator
·
Conference
call:
Percakapan telephone oleh 3 orang lebih
·
IDD
Hubungan lewat telephone otomatis yang
memungkinkan pemanggil di suatu negara menghubungi nomor telephone di negara
lain dg memutar no awalan, kode negara, dan nomor nasional
|
||||||
12.
|
Mengidentifikasi
panggilan telephone
|
Panggilan
masuk:
Panggilan
keluar:
|
||||
13.
|
Penanganan
kedatangan dan keberangkatan tamu
|
Reception dalah
salah satu bagian dari front office department yang bertugas dan
bertanggungjawab mengangani kedatangan tamu, keberangkatan tamu, dan selama
tamu menginap
|
||||
·
Tugas
dan tanggungjawab reception
|
||||||
·
perlengkapan
di reception
·
furniture:
1. counter
2. meja tulis
3. filling cabinet
4. papan tulis
·
alat:
|
||||||
Formulir di
Reception:
|
||||||
Persiapan
sebelum tamu tiba:
Tujan menghitung kamar adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya kamar
yang tersedia untuk dijual kepada tamu WIG.
5. menempatkan kamar (room assigment
|
||||||
Persiapan
Keberangkatan tamu:
|
||||||
14.
|
Menganalisis
permintaan atas layanan bell desk
|
Bellboy atau
porter adalah salah satu bagian yang
ada di front office department yang bertugas dan bertanggungjawab menangani
barang bawaan tamu saat check in, pindah kamar, maupun check out.
|
||||
Fungsi
uniformed service:
|
||||||
Staff yang ada
di US:
|
||||||
Area kerja US:
|
||||||
Jenis barang
bawaan tamu:
|
||||||
15.
|
Mendeskripsikan
prosedur penanganan barang bawaan tamu
|
Metode
penanganan barang bawaan tamu:
menempatkan barang dengan melihat kondisi barang, seperti :
·
tas
yang keras dibawah tas yang lembut
·
tas
yang besar dibawah tas yang kecil
·
tas
tebal dibawah tas tipis.
|
||||
16.
|
Menerapkan
sistem reservasi:
|
Reservasi adlah
proses perjanjian berupa pemesanan sebuah produk baik barang maupun jasa
dimana pada saat itu telah terdapat kesepahaman antara konsumen dengan
produsen mengenai produk tersebut.
|
||||
Manfaat
resevasi/pemesanan kamar:
·
tamu
mendapatkan kamar yang dipesan
·
tamu
dapat memperkirakan berapa biaya yang dikeluarkan selama menginap di hotel
|
||||||
Klasifikasi
Reservasi:
1. individual reservation
pemesanan kamar untuk seorang calon tamu pasangan atau keluarga
2. group reservation:
pemesanan kamar yang dibuat oleh agen perjalanan atau perusahaan
3. conference reservation:
pemesanan kamaer untuk sebuah rombongan yang akan melakukan pertemuan di
hotel.
|
||||||
Tipe reservasi:
1. pemesanan kamar bergaransi
suatu pemesanan kamar yang disertai jaminan pembayaran
2. pemesanan kamar tidak bergaransi:
suatu pemesanan kamar yang tidak disertai jaminan apapun
3. confirmed reservation:
pemesanan kamar yang telah disetujui oleh pihak hotel dg bukti
confirmation letter.
|
||||||
Sumber sumber
reservasi:
1. perusahaan
2. biro/ agen perjalanan
3. airlines companies
4. kantor pemerintahan
5. hotel representatif
6. tamu hotel
7. car rental company
8. central reservation system
|
||||||
17.
|
Menentukan
pencatatan permintaan reservasi
|
1. nama
2. date in : tanggal kedatangan
3. date out : tanggal keberangkatan
4. request by:media reservasi:
·
phone
·
telex
·
letter
·
faximile
·
personal
·
computer
5. tzpe kamar
6. harga kkamar
7. remarks : apabila ada permintaan khusus
8. account instruction : cara pembayaran
9. contact : orang yang dapat dihubungi
10. travel agent : nama travel agent
11. addres : alamattravel agent
12. sign
13. date
|
||||
18.
|
Menganalisis penanganan reservasi grup
|
|||||
19.
|
Menjelaskan
pembaharuan reservasi
|
Jenis
pembaharuan reservasi:
1. no show
2. early check in
3. early check out
4. extension of stay
5. lay over passanger
6. cancellation
|
||||
20.
|
Menganalisis
tata cara mendaftarkan tamu
|
1. ketika tamu datang ke fo counter sapalah
tamu dengan mengucapkan salam kemudian tawarkan bantuan
2. tanyakan apakah tamu sudah mempunyai
pemesanan
3. tanyakan kamar yng diinginkan dan
periode tinggal yang direncanakan
4. lakukan pengecekan room rack.
·
Jika
kamaryg diinginkan tersedia , konfirmasikan harga kamar, fasilitas dan
keunggulan kamar tersebut
·
Jika
ada banyak pilihan kamar konfirmasikan jenis kamar lain sebagai alternatif
·
Apabila
kamar tidak tersedia dengan diplomatis sampaikan bahwa kamar sudah tidak
tersedia.berikan saran dan bantuan unuk menghubungi hotel lain yang sekiranya
masih tersedia kamar kosng
5. jika kamar tersedia dan tamu sepakat,
lakukan proses pendaftaran
6. sementara tamu melakukan pendaftaran,
catatguest card
7. melakkan pre payment
8. memberikan guestcard, meal coupon dan
pengantaran oleh bellboy
|
||||
21.
|
Menentukan
keberangkatan tamu
|
Jenis jenis
pembayaran:
|
||||
22.
|
Menentukan
pencatatan dan pelaporan keangan front office
|
Catatan yang
perlu dibuat di front office:
1. Ea list
Formulir yang berisi laporan nama nama tamu yang akan tiba pada suatu
hari tertentu. EA list disusun oleh reservation clerk dikutip dari reservation
rack
2. Ed List
Formulir yang berisi laporan data tamu yang akan berangkat pada tanggal
tertentu. Dibuat oleh Night receptionist dikutip dari room rack
3. daftar A
laporan hotel terhadap tamu tamu asing yang check in di hotel
4. Guest in the house list
Daftar tamu yang tinggal di hotel pada hari tersebut. Dibuat oleh Night
receptionist berdasarkan room rack
5. Room count sheet (perincian penjualan
kamar)
Perhitungan hasil penjualan kamar dalam 24 jam. Dibuat oleh Night
receprtionist dikutip dari room
rack
6. room sales recapitulation
merangkum pendapatan kamar selama 24 jam. Dibuat oleh Night
receprtionist dikutip dari room count sheet.
Dasar yang digunakan untuk membuat room sales recapitulation:
·
a
& d book
·
room
reservation
·
cancellation
·
no
show
7. analisis laporan statistik hotel.
Jumlah kamar
terjual
jumlah kamar tersedia untuk dijual
jumlah tamu-jumlah kamar terjual
jumlah kamar terjual
Jumlah tamu
Jumlah kamar terjual
Total pendapatan hotel
Jumlah kamar terjual
|
||||
23.
|
Menerappkan
jurnal keuangan
|
1. income/sales jurnal
2. jurnal penerimaan kas
penerimaan uang tunai yang berasal dari rekening tamu pada saat tamu
check out
3. jurnal pembelian:
transaksi pembelian yang dilakukan oleh hotel untuk pembelian persediaan
barang. Baik linen, glassware, silverware, bahan makanan dan minuman,
peralatan pembersih, dll.
4. jurnal pengeluaran kas
jurnal yang digunakan untuk mencatat semua transaksi melalui kas/ bank
5. jurnal umum:
jurnal yang digunakan untuk transaksi diluar pendapatan kas, pembeliann,
dan penerimaan kas. Seperti transaksi pengeluaran barang gudang
penyusutan gedung dan penyusutan peralatan
|
||||
24.
|
Menganalisis
rekening
|
1. guest bill : untuk mencatat transaksi
tamu yang dibayar oeleh individu
2. master bill : untuk mencatat transaksi
tamu yang ditanggung pihak ketiga
3. extra bill: untuk mencatat transaksi
tamu rombongan yang dibayarkan pribadi
|
||||
25.
|
Mengklasifikasi
tanda terima pembayaran
|
1. cash receipt/official receipt
2. paid out receipt
3. misc cash receipt
|
||||
26.
|
Menentukan
draft korespondensi sederhana
|
1. full block style (lurus penuh)
2. block style (lurus) tanggal
3. semi block style ( setengah lurus) tanggal dan isi
4. indented style ( lekuk)alamatmiring
5. hanging paragraf ( menggantung) kebalikan semi
|
||||
27.
|
Menerapkan
sistem dokumen
|
|||||
28.
|
Menentukan peralatan
sesuai dengan area/lokasi
|
![]() |
||||
![]() ![]() |
||||||
![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
||||||
29.
|
Menentukan
pembersihan area yang kering dan basah
|
1. dusting
2. damp dusting
3. sweaping
4. damp sweaping
5. mopping
6. glasses wiping
7. polishing
8. brushing floor
|
||||
30.
|
Mengidentifikasi
jenis jenis ruang rapat
|
1. U Shape :pengaturan dimana meja dan
kursi disusun seperti huruf U
2. V shape : pengaturan model ruang yang digunakan
apabila di bagian depan dipasang 2 alat peraga
3. I Shape:
4. classroom style
5. evaluation style
6. theatre style
7. amphi theatre style
8. theathre style wit table in between
9. rectangular
10. hollow shape
11. table manner
12. sitting buffet
|
||||
31.
|
Menganalisis
penataan dan perlengkapan trolley
|
1. persiapan diri
hal hal yang perlu diperhatikan :
2. persiapan peralatan
3. menata perlengkapan
|
||||
Hal yang perlu
diperhatikan saat menata trolley:
1. sebelum penempatan lena dan setelah
membersihkan kamar, trolley harus di dusting
2. penempatan lena dan bahan pembersih pada
trolley harus seragam dan konsisiten
3. secara berkala roda trolley harus di
beri pelumas
|
||||||
32.
|
Menentukan
langkah pembersihan kamar
|
|||||
33.
|
Menjelaskan
prosedur pembersihan kkamar mandi
|
![]()
Menyedot wc/ flushing
![]()
Membersihkan kaca
![]()
Membersihkan wash basin
![]()
Membersihkan bath tub
![]()
Membersihkan curtain
![]()
Membersihkan toilet bowl
![]()
Melengkapi guest supplies
|
||||
34.
|
Menjelaskan
prosedur pembersihan dan penataan kamar tidur
|
![]()
Mengetuk pintu kamar tamu
![]()
Petugas memasuki kamar tamu
![]()
Memeriksa curtain
![]()
Membuang sampah
![]() ![]()
Stripping linen kotor
![]()
Making bed
![]()
Membersihkan furniture
![]()
Melengkapi guest supplies
Membersihkan kamar mandi
Melengkapi amenities kamar mandi
![]()
Vacuming
![]()
Double check
|
||||
35.
|
Menganalisis
penanganan hal hal khusus di kamar (contigency skill)
|
|||||
Klasifikasi Cleaning
Supplies dilihat dari cara kerjanya
a. Solvent
Cleaning Supplies yang cara kerjanya melarutkan kotoran yang
Dibersihkan
Zat pembresih ini berupa zat cair yang dapat menghilangkan kotoran
dengan cara melarutkannya.
Gambar 4.10. Contoh Solvent:
Air : Air adalah salah satu jenis cleaning Supplies
yang
paling sederhana, tanpa bantuan cleaning Supplies
yang lain, air bukan bahan pembersih yang efisien.
Kotoran yang dapat larut dalam air adalah debu,
gula,
garam, tanah dll.
Amoniak : Zat pembersih ini tidak berwarna,
mempunyai bau yang
khas dan keras, zat pembersih ini berupa zat cair dan
kristal. Pemakaian dari bahan pembersih ini harus
dicampur dengan air. Jenis kotoran yang dapat
dibersihkan dengan zat pembersih ini seperti kotoran
lemak yang menempel pada kaca.
Turpentine : Jenis zat pembersih ini mempunyai bau yang khas dan
mudah terbakar.
Jenis kotoran yang dapat larut pada turpentine seperti
noda cat, lemak, plastik dll.
Spiritus : Zat ini seperti halnya turpentine, juga memiliki sifat yang
mudah terbakar dan memiliki bau yang khas.
b. Detergent
Yaitu cleaning Supplies yang cara kerjanya melepas
kotoran yang
dibersihkan.
Bahan pembersih ini biasanya berupa zat cair, powder, pasta dan
padat (batangan). Apabila dicampur dengan air zat ini dapat melepas
dan mengangkat kotoran dari benda/barang yang dibersihkan.
Detergent dibuat dari bahan-bahan kimia, seperti :
1. Soda ash
2. Sulpuric acid
3. Hidrocarbon dan lain-lain
Contoh :
• Forward
(cair – Johnson & son)
• GP Clean
(cair – Protekindo)
• Rinso, so
klin, attack dll (powder)
• Superbusa
(padat/batangan)
• Sabun Colek
(pasta)
c. Chemical
Reaction
Zat pembersih ini adalah suatu zat yang dapat
menghilangkan
kotoran dengan cara merubah sifat dari kotoran tersebut. Yaitu dapat
dibersihkan
karena adanya reaksi kimia. Chemical reaction
biasanya
berbentuk cair atau cristal.
Contoh:
• Go getter
(cair - Johnson & son)
• Pilax (cair
– henkel)
• Bowl cide
(protekindo)
• Caustic soda
• Vinegar
• HCL
(hidrocloroid acid)
d. Polish/Primer
Dilihat cara kerjanya polish/primer dapat
dikategorikan menjadi 3
(tiga) kelompok, yaitu:
1. Membersihkan dan menghilangkan kotoran
2. Membersihkan dan melapisi
3. Melapisi dan melindungi
Dilihat dari larutan dasarnya polish/primer dapat dikelompokkan
menjadi 2 (dua) yaitu:
1. Solvent / Spirit based polish : polih yang zat pelarutnya adalah
solvent
2. Water based polish : polish yang azat pelarutnya
adalah air.
Contoh:
• New
complette (cair - Johnson & son)
• Fortify
(cair – Johnson & son)
• Traffic
Grade (cair – Johnson & son)
• Kiwi
• Ocedar
• Braso
• Shine Up
|
||||||
36.
|
Menentukan
jenis layanan housekeeping untuk tamu
|
|||||
37.
|
Menjelaskan
proses pencucian pakaian tamu
|
|||||
38.
|
Menganaisis
jenis jenis formulir di binatu
|
Nusa
Raya Hotel
Name : Date : Room No:
To be
Return
To day Tomorrow 3 hour service Folded
Starch
Please fill in the blanks with full name,
room nymber,
quantity of articles (and service)
desired. Unless
quantity is specified our count must be
accepted as
correct. We cannot be responsible for
shrinkage or
fatsness of colour and for valuables left
in or on
garment. Any claim concerning the
finished articles
must be reported with a list within 24
ours. Our
liabilities for either loss or damage
will exceed the
amount of 5 times the cost of cleaning
the item in
question.
Mohon
daftar di bawah ini diisi dengan nama
lengkap,
nomor kamar, jumlah masing-masing
barang
dan service yang dikehendaki. Kalau jumlah
cucian
tidak diisi dengan tepat, maka jumlah yang
kami
hitung dianggap betul. Kami tidak dapat
bertanggung
jawab jika susut (ciut) atau luntur dan
segala
barang berharga yang tertinggal didalam
cucian.
Setiap
pengaduan mengenai cucian yang sudah
selesai
harus dilaporkan bersama-sama dengan
daftar
ini dalam waktu 24 ja. Tanggung jawab kami
atas
kehilangan atau kerusakan tidak dapat melebihi
dari 5
kali ongkos cucian yang hilang atau rusak.
SIGNATUR/TANDA TANGAN
![]() ![]() ![]() ![]() |






























Tidak ada komentar:
Posting Komentar